- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Pemkab Kendal - Pemprov Jateng Salurkan Subsidi Pangan di Kecamatan Singorojo
Keterangan Gambar: Pemerintah Kabupaten Kendal bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar pasar murah, di halaman Kecamatan Singorojo, Kamis (21/5/2026). Dok. Dinkominfo Kendal
Kendal, infojateng.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menggelar pasar murah, di halaman Kecamatan Singorojo, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut digelar untuk membantu masyarakat
memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga
stabilitas harga pangan di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok di pasaran.
Sejumlah komoditas dijual dengan harga subsidi, di
antaranya beras medium Rp60 ribu per 5 kilogram, telur ayam ras Rp23 ribu per
kilogram, bawang merah Rp16 ribu per kilogram, dan gula pasir Rp17.500 per
kilogram.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan,
program subsidi pangan merupakan bentuk kolaborasi antara Pemkab Kendal dan
Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, dalam membantu masyarakat memenuhi
kebutuhan pangan pokok.
“Kami hadir di sini sekaligus memonitoring pelaksanaan
pasar murah. Tujuannya, tentu untuk pengendalian harga kebutuhan pangan,” kata
bupati.
Ditegaskan, pemerintah perlu melakukan intervensi,
agar harga bahan pokok tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat.
Menurutnya, harga kebutuhan pokok di pasar murah telah disesuaikan, dengan
harga acuan pemerintah.
“Jangan sampai harga di pasaran melebihi acuan
pemerintah, karena nantinya akan menyebabkan gejolak dan inflasi meningkat,
sehingga harga-harga lain juga ikut naik,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketersediaan dan
Stabilisasi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Sri Broto Rini
menjelaskan, kegiatan subsidi pangan merupakan bagian dari program penyaluran
subsidi pangan selama Mei 2026, yang dilaksanakan di 10 kabupaten dan 22
kecamatan di Jawa Tengah, termasuk Kecamatan Singorojo.
“Subsidi pangan ini diperuntukkan terutama bagi
daerah-daerah, yang harga bahan pokok pentingnya mengalami kenaikan di atas 10
persen,” jelasnya.
Disampaikan, program tersebut bertujuan menekan harga
pangan di pasaran, dengan menyediakan komoditas seperti beras, minyak goreng,
bawang merah, dan telur bagi masyarakat.
Camat Singorojo, Candra Putra, menyampaikan terima
kasih, atas perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Ibu Bupati dalam rangka menekan inflasi di Kecamatan Singorojo, sehingga masyarakat merasa bersyukur dan senang. Kami berharap, kegiatan ini bisa terus berlanjut,” katanya. (eko/redaksi)










